Resume
materi tanggal 1 Mei 2020 pukul 13.00 s/d15.00
Motivasi Menulis Setiap
Hari dan Menerbitkan Buku
Pemateri : Dadang Kadarusman ( Deka)
Dipandu oleh : Mr Bams
Diawali dengan
perkenalan yang menceriterakan bahwa sejak kecil ayahnyanyang Seorang Guru SD
sering membawakannya buku-buku bacana sehingga suka membaca yang akhirnya
menyebabkan jadi suka menulis. Beliau menulis sejak kecil hingga sekarang.
A.
Menerbitkan Buku
Aspek yang perlu
diperbaiki jika ingin mempunyai hasil karya berupa buku adalah BUKAN pada
menerbitkan bukunya. Melainkan pada MENULIS SETIAP HARInya. Jika kita bisa
menulis setiap hari, maka kita akan sampai pada titik dimana kualitas tulisan
kita akan sangat menarik bagi penerbit dan tidak perlu mendatangi penerbit
lagi, justru penerbit yang datang kepada kita. Jika skill menulisnya sudah
sesuai yang penerbit cari.
Menulis Setiap
hari. Membutuhkan skill dan butuh trik.
B.
Mengapa (WHY), harus menulis setiap hari yaitu:
1.
Karena menulis itu
gabungan antar kemampuan berpikir dengan kemampuan motoriknya
2.
Kenapa perlu menulis
setiap hari
Ala
bisa karena biasa menulis setiap hari
itu membantu menjaga keselarasan antara otot-otot tubuh kita, juga jiwa. Jika
sudah terbiasa menulis, maka jika melihat apa pun, selalu ingin menuangkannya
ke dalam bentuk tulisan. Hal itu terjadi secara refleks.
3.
Karena menulis setiap
hari itu merupakan healing remedy.
Kesimpulan
Kenapa perlu
menulis setiap hari adalah; Karena seorang penerbit buku sejati, bukanlah orang
yang meminta bantuan orang lain untuk menuliskan naskah bukunya. Melainkan orang
yang memiliki kemampuan untuk menuliskan sendiri naskahnya secara mandiri.
Jika ingin
menjadi penulis handal, mulai lah berkomitmen untuk menulis setiap hari. Satu
hari 1 artikel. Artikel adalah sebuah paparan yang memuat buah pikiran penulis
sehingga dapat dipahami oleh orang lain.
C.
Apa ( WHAT) yang
mendorong untuk menulis, apa tujuan menulis?
~Dorongan menulis: Mendapatkan uang, Igin
berbagi PENGETAHUAN
~ Sumber Ide
Sumber ide sangat banyak, bisa berupa bunyi
yang ada di sekitar kita, bisa sesuatu yang lewat di depan kita, dari tangkapan
pancaindera kita bisa jadikan sumber dan kita tuangkan kedalam bentuk tulisan.
D.Ragam
Strategi
· Sebagai
penulis pemula
sebaiknya
tidak usah menerapkan terlalu banyak kriteria penerbit. Karena penulis yang
masih pemula butuh penerbit. Strategi paling mudah adalah terus ikut kursus
menulis seperti pelatihan belajar menulis
· Dipaksa
menulis
· Tema
tulisan. Tidak perlu dikawatirkan, yang penting menulis dan jangan takut salah
· Bersedia
menerima masukan
· Targetkan
1 karya 1 hari
· Mulailah
menulis dari sebuah kata yang terlintas dalam pikiran
· Doa
sebelum menulis
· Jasa
ghost writer hanya cocok untuk yang ingin mmenerbitkan buku saja tanpa menulis
· PD
· Jangan
ambil hati terhadap orang yang memeberi tanggapan terhadap tulisan kita
· Menulislah
lalu bagikan
· Temukan
hal yang bisa membuat kita ingin menulis(tujuankita menulis)
Kesimpulan
Menulis itu buat
diri kita sendiri. Bukan buat orang lain. Jadi, berikanlah yang terbaik kepada
tulisan kita sendiri. Sehingga mendapat yang terbaik dari kita berikan.
Sedangkan para pembaca, adalah pihak yang ikut menikmati manfaatnya. Dengan
begitu, maka lewat tulisan kita; kita menjadi pribadi yang lebih baik terlebih
dahulu. Sambil mengajak orang lain untuk menemani perjalanan menuju perbaikan
diri itu. Teruslah menulis. Karena dengan menulis, kita melayani diri sendiri
dan memberi manfaat kepada orang lain.
Santi~ Jayapura
Tidak ada komentar:
Posting Komentar